Barak1news.com. Aceh Singkil.
Warga pesisir Pantai Cemara Indah (PCI), Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, yang bergerak di bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengeluhkan dampak abrasi pasir pantai yang semakin parah. Abrasi tersebut tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam mata pencaharian dan kehidupan sehari-hari warga.
Hal tersebut disampaikan Upik bersama rekannya Yusnidar, Nuramini dan Nina
warga Gosong Telaga, Kecamatan Singkil Utara, Provinsi Aceh kepada rombongan awak media barak1news.com saat berkunjung ke Pantai Cemara Indah, Senin 23/12/2024 sore.

Tergerusnya tempat wisata tersebut telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Hal ini diduga disebabkan oleh kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia, seperti penambangan pasir dan perubahan iklim.
“Kami sangat khawatir dengan kondisi pantai yang semakin rusak. Erosi pasir pantai mengancam rumah dan usaha kami,” kata upik, warga setempat.
Warga juga mengeluhkan kurangnya perhatian dari pemerintah dalam menangani masalah ini. Mereka meminta pemerintah untuk segera mengambil tindakan untuk mengatasi erosi dan melindungi lingkungan.
Nurrizal Kahfy, pemerhati lingkungan hidup Kabupaten Aceh Singkil menggapai keadaan Pantai Indah Cemara sangat menjanjikan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah Aceh Singkil.

Namun apabila tidak ada tindakan untuk mengatasinya, beberapa tahun kedepan berkemungkinan Pantai Cemara Indah akan menjadi tinggal cerita dan kenangan buat anak cucu masyarakat Aceh Singkil.
“Saya sangat perihatin melihat situasi Pantai Cemara Indah ini, pengunjung Jika di waktu hari libur dan hari besar tempat ini menjadi tumpuan masyarakat Kabupaten Aceh yang ini,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah seharusnya secepat mungkin tanggap untuk mengambil tindakan mengatasi Pantai Cemara Indah yang sangat di idamkan masyarakat agar terjaga ke indahan pantai tersebut dari ujung sampai ke pangkal,’ kata lagi.
“Seharusnya daerah Pantai Cemara Indah ini harus di pakai tanggul penahan pasir (Jaringan pasir) untuk mengantisipasinya dangan memasang Pemecah ombak (breakwater)
,’ jelas Nurrizal Kahfy.

Sebab, kata Nurrizal Kahfy, di Pantai Cemara Indah sangat banyak yang ekonominya sangat terbantu dari berusaha disitu,’ pungkasnya.
Penulis: Tim/red.
