Barak1news.com. Aceh Singkil.
BANDA ACEH – Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH hadiri pertemuan dengan Forbes DPR/DPD RI Asal Aceh dalam rangka Pembahasan Sengketa 4 Pulau, berlangsung di Restoran Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jumat (13/6/2025).
Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem itu, didampingi oleh Ketua DPRA, Zulfadli dan TA Khalid yang mewakili Forbes DPD-DPR RI, serta dihadiri seluruh anggota Forbes, Pemerintah Aceh, anggota DPRA, para Tokoh Aceh. Para Tokoh Agama.
Dalam rapat tertutup tersebut, di undang Bupati Aceh Singkil. Ketua DPRK Aceh Singkil, Amaliun yang diketahui dari 23 Kabupaten Kota di Aceh Bupati dan ketua DPRK Aceh Singkil merupakan pemimpin wilayah batas Aceh yang terdapat 4 Pulau tersebut.
Rapat pembahasan itu, bertujuan meminta tanggapan, dan sekaligus meminta masukan dengan bukti histori dan sejarah terkait 4 pulau milik Aceh yaitu Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek itu, yang kini ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) masuk menjadi wilayah Administrasi Sumut tersebut, terpantau berlangsung lebih kurang selama dua jam.
Anggota Forbes yang merupakan senator Aceh yakni Azhari Cage usai pertemuan mengatakan, maka dalam hal ini wajib mempertahankan tanah, yang merupakan harta Aceh yaitu Pulau tersebut
“Berdasarkan bukti-bukti administrasi, bukti-bukti sejarah dan bukti-bukti hukum. Karena jelas, ada undang-undang 1956, ada undang-undang pemekaran aceh singkil pada tahun 1999, ada dua kesepakatan dari pemerintah Aceh dan pemerintah Sumatera Utara, yaitu 88 dan 99 yang juga ada peta geografi nya,” ujar Azhari Cage.
Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, menyampaikan dari hasil pertemuan tersebut masing-masing sudah memaparkan dan masing-masing sudah menjelaskan kronologi terkait 4 pulau tersebut.
“Diantaranya disampaikan tadi, oleh tokoh masyarakat yang merupakan mantan camat Singkil kala itu, yaitu bapak Asmaudin yang langsung ikut hadir diundang. Alhamdulillah, malam ini sudah jelas ya, dan kita sama-sama sudah mendengar,”ujar Oyon.
Bahwasanya, lanjut Oyon, yang sudah diputuskan pada malam itu dirinya mengaku sangat bersyukur karena adanya kesepakatan bersama.
“Kami sangat bersyukur karena hasil pembahasan sesuai dengan hak kita ya, sesuai dengan yang kita perjuangkan selama ini agar 4 pulau tersebut kembali lagi ke aceh,” tutupnya.
Penulis: Pandan Hutabarat.
