Barak 1 News.com|Labusel
192 rumah warga di daerah labuhan lama dan labuhan baru Kecamatan Kotapinang Labuhanbatu Selatan terendam banjir akibat meluap nya air sungai barumun. naiknya debit air sungai Barumun dikarenakan hampir setiap hari hujan deras , sehinga air sungai meluap ke rumah-rumah warga yang kedalamannya diperkirakan 1.5 meter.

Dari pantauan wartawan Barak 1 TV di sekitar Daerah Aliran Sungai Barumun, air dengan intensitas yang cukup deras merangsek ke rumah-rumah penduduk, bahkan sampai ke ruangan yang ada di dalam rumah warga.
Menurut warga Labuhan Baru, Halimah Gultom dan Nurmaida Siregar, banjir yang melanda perkampungan sudah terjadi sejak seminggu yang lalu dan baru 2 hari ini debit air tinggi yang mengalir dari sungai barumun,namun sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah Kabupaten Labusel.

Beliau berharap banjir segera surut dan dapat hidup normal seperti biasa, karena dengan kondisi saat ini mereka kesulitan untuk beraktivitas, bahkan tidur mereka harus membuat para-para dengan menyusun papan agar terhindar dari air.Mereka juga berharap bantuan pemerintah segera datang untuk meringankan beban hidup mereka.
Sementara Sawaluddin Hasibuan selaku Kepala Lingkungan IV Labuhan Kelurahan Kotapinang pada media mengatakan, banjir mulai melanda wilayah labuhan lama dan labuhanbaru sejak tanggal 23 Desember 2023, secara berangsur-angsur debit air mengalami kenaikan, namun masih tetap stabil.Air naik secara spontan pada Selasa malam (27/12) akibat curah hujan yang cukup tinggi. Ketinggian air diperkirakan 1,5 meter dipemukiman warga labuhan jembatan. Akibat banjir tersebut diperkirakan 192 rumah warga terendam air.

Menyinggung bantuan dari pemerintah, sawal mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BPBD Labusel, Camat Kotapinang dan instansi terkait untuk mendirikan pos kesehatan dan pos bantuan terhadap warga yang terdampak banjir. saat ini tenda pengungsian untuk menampung warga yang terdampak banjir telah di dirikan BPBD dan pihak kecamatan Kotapinang yang terletak di labuhan baru dan labuhan lama .

Beliau berharap agar bantuan pemerintah berupa sembako dan bantuan obat-obatan secepatnya datang agar warga yang terdampak banjir dapat terbantu. apalagi akibat banjir ada sebagian warga menderita alergi atau gatal-gatal.

Ada hal yang menarik dari kondisi banjir yang terjadi di labuhan jembatan dan labuhan baru, banyakya warga dari luar berdatangan untuk hanya sekedar melihat kondisi rumah warga yang terendam banjir sekaligus mandi bersama keluarga mereka. Seakan menjadi tempat wisata dadakan di musim liburan tahun ini. Begitu juga dengan para penjual makanan dan minuman, ternyata banjir yang melanda perkampungan warga mampu mendulang rezeki bagi mereka. (red)
