Barak1news.com | Pelalawan
Beredar video singkat berdurasi 2 menit 40 detik di mana seorang karyawan perusahan PT Musi Mas menanyakan surat untuk berobat kepada pihak perusahaan PT Musi Mas namun perusahaan diduga mempersulit karyawan nya untuk Berobat.
Pihak perusahaan berdalih mengatakan bahwa yang memberikan surat untuk berobat sekarang ini adalah asisten dan Manager kata salah seorang staf perusahaan , berbaju kaos kuning muda dan kemeja warna abu abu lengan panjang.
Dalam video singkat tersebut terlihat juga karyawan Saronifati lahagu mengatakan dengan tegas saat Apelan Pagi , sebelum nya beliau sudah meminta kepada salah seorang staf , namun pihak staf tidak memberikan nya pada saat Apelan pagi , bahkan staf juga membentak bentak karyawan nya yaitu saudara “Saronifati Lahagu,” Kamu datang jam berapa” .
Salah satu staf terlihat di dalam video, tersebut membentak bentak sambil menyodorkan kepalanya kepada karyawan (Saronifati lahagu ) sambil mengatakan Pukul Pukul la sambil menyodorkan kembali kepalanya kepada karyawan Saronifati Lahagu , padahal pada saat itu saudara Saronifati Lahagu lagi dalam keadaan sakit ,dan hendak berobat .
Terlihat juga dalam video setelah staff perusahan berbaju warna kuning muda membentak bentak Saronifati lahagu terlihat juga salah seorang staf memakai baju warna biru menyorong saudara Saronifati Lahagu.
Awak media coba mengkonfirmasi kepada karyawan pihak perusahaan PT Musi Mas, Soronifati lahagu mengatakan kepada awak media bahwasanya beliau sedang sakit dan di persulit untuk berobat oleh pihak perusahaan PT Musi Mas , dikutip dari media Barak1news.com
Dimana selama ini Saronifati Lahagu masih pasien rawat jalan akibat mengalami kecelakaan kerja hingga cacat, yakni cacat dibagian tulang punggung alias retak dan bergeser juga tulang pinggang.
Peristiwa kecelakaan kerja yang dialaminya pada tanggal 18/05/2020, disaat sedang bekerja memikul buah kelapa sawit menyebrangi sebuah pohon yang tumbang dipasar pikul tempat ia bekerja, saat itu Saronifati Lahagu terjatuh hingga membuat tulang punggung retak dan menggeser dibagian punggung atas bawah.
Akibat peristiwa kecelakaan kerja pada saat itu, Saronifati Lahagu dirawat inap di RS Safira Pekanbaru hingga tutup K4 pada tanggal 21/01/21. Dari pemeriksaan dokter medis, terdapat hasil surat diagnosa dokter mardiansya menyatakan bahwa 70% cacat hilang fungsi. (Tidak dapat bekerja)
Saronifati Lahagu, merupakan karyawan PT Musim Mas Est III terhitung sejak masuk karyawan pada tanggal 01/11/2018. Merasa dirinya ditekan bahkan dipersulit surat berobatnya oleh pihak perusahaan PT Musim Mas Est III, diduga bertujuan agar Saronifati Lahagu merasa tidak nyaman sehingga mau mengundurkan diri dengan sukarela.
“Saya selama ini selalu dipersulit, setiap kali saya minta surat berobat. Pihak perusahaan justru memaksa saya untuk melakukan pekerjaan berat, sementara dalam surat dokter medis jelas menyatakan bahwa hasil diagnosa dokter Mardiansyah menerangkan kalau saya cacat hingga 70% hilang fungsi, akan tetapi pihak perusahaan selama ini selalu mencari-cari alasan untuk membuat saya tidak nyaman agar saya keluar dengan sendirinya dari perusahaan tanpa tuntutan apapun. Itulah tujuan pihak perusahaan membuat berbagai macam cara selama ini terhadap saya supaya perusahaan dapat terlepas dari tanggung jawabnya,” Ungkap Saroni.
Sebuah video berdurasi 2 menit 40 detik tertanggal 30 Oktober 2024, menunjukkan insiden tidak menyenangkan terhadap karyawan berupa perlakuan intimidasi yang dilakukan oleh beberapa pegawai perusahaan PT Musim Mas Est III seorang Staf mengenakan baju biru dengan nada tinggi hingga menyorong Saronifati Lahagu yang sedang sakit cacat. Senior manager berbaju putih dan Manager K3 saat itu ikut serta terlihat didalam sebuah video tersebut melakukan intimidasi. Akibat insiden tersebut, penyakit Saroni pun kembali kambuh.
Awak media coba mengkonfirmasi kepada pihak perusahaan PT Musi Mas melalui Manager PT Musi Mas Malinton melalui via WhatsApp 0822 8368**** Namun tidak merespon dan memilih bungkam, terkait video yang di kirim kan kepada beliau selaku humas PT Musi Mas melalui via WhatsApp.|| TIM
