Photo: H. Rosman Hasmy, Ketua MPU Aceh Singkil.
Barak1News.com. Aceh Singkil.
Pulau Banyak terletak di belahan barat Pulau Sumatra diapit Pulau Nias dan Pulau Simeulue, panorama alamnya cukup memukau (amazing), laut, pasir putih , dan masyarakatnya ramah tamah siap menerima kehadiran wisatawan manca negara dan wisatawan Nusantara.
Sejak tahun delapan puluhan Pulau Banyak awalnya kunjungan wisatawan manca negara, saat itu alam Pulau Banyak masih natural sekali, dapat dikatakan wisata petualangan (adventure).
Keindahan Pulau Banyak menjadi modal masyarakat dalam membuka bisnis industry pariwisata tumbuh dan berkembang sampai saat ini, promosi wisata pulau banyak telah dikenal di manca negara maupun di Nusantara.
Keindahan Pulau Banyak tidak kalah eksotisnya dengan wisata Maldives yang terletak di Samudra Hindia, juga kita punya wisata religi dan budaya.
H.Rosman Hasmy, Ketua MPU mengatakan, hanya masih perlu penataan yang efektif terutama regulasi investasi asing yang masuk ke Pulau Banyak dalam membuka usaha penginapan (cottages) atau penginapan apung selancar ( floating surf house ) agar dapat terkoordinir secara administrasi untuk penarikan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sehingga keuangan daerah semakin bertambah dari pemasukan PAD, selain itu alur masuknya wisatawan manca negara perlu diatur satu pintu (one gate) terutama pintu masuknya dari kota Singkil menuju Pulau Banyak, agar sektor pariwisata berdampak positif bagi ekonomi masyarakat.
Dalam beberapa tahun belakangan ini, kunjungan wisatawan Manca Negara agak menurun dan wisatawan Nusantara adanya peningkatan ini terjadi musiman habis lebaran dan tahun baru, oleh karena itu, untuk meningkatkan lagi potensi kunjungan perlu peningkatan fasilitas-fasilitas sebagai daya tarik tersendiri sesuai potensi daerah.
Hal ini dipaparkan H.Rosman Hasmy pada awak media barak1news com Selasa, 8/4/2025 seorang pemerhati pariwisata Aceh Singkil.
Media promosi di bandara internasional sangat signifikan di pajang sebagai sarana daya pikat memudahkan wisatawan mengetahui tentang geografis destinasi pariwisata Aceh Singkil,’ papar Rosman.
Sarana dan Prasarana wisata Aceh Singkil belum optimal dan efektif selama ini, sehingga agak menghambat arus kunjungan wisatawan, seperti pembangunan beberapa rumah singgah tidak berfungsi dalam menampung kehadiran wisatawan,’ tuturnya.
Ini perlu di evaluasi setiap pembangunan fisik pariwisata agar bermanfaat dan tepat sasaran, apalagi transportasi antar objek wisata sangat penting untuk mensuplai sembako dan kepentingan lain,’ tambah Rosman.
Penataan pondok wisata dirancang (designer) bercorak ciri khas daerah sehingga menarik wisatawan tinggal lebih lama lagi, mudah-mudahan Bupati Aceh Singkil H.Safriadi Oyon akan membenahi kekurangan ini, setelah ia meninjau langsung lonjakan arus wisatawan ke Pulau Banyak beberapa hari yang lalu,’ pungkas H. Rosman
Penulis: Dahrusyid.
Barak1news.cpm, 9/4/2025.-
