Barak1News.com|Palas
Dalam mewujudkan Pilkada damai dan demokratis tidaklah semata mata menjadi tanggung jawab lembaga-lembaga pemerintah atau pelaksana pemilihan, seperti KPU, Atau Bawaslu. namun seluruh elemen masyarakat Kabupaten Padang Lawas harus ikut serta berperan aktif untuk mendorong agar terwujudnya pesta demokrasi yang damai dan aman.
Kegiatan Deklarasi Pilkada Damai dan Anti Hoax menghasilkan butir-butir pernyataan sikap oleh berbagai elemen masyarakat mulai bermunculan menyatakan sikap.
Kali ini dua organisasi mahasiswa Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesi (PC-PMII) dan Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (PC-IPNU) Kabupaten Padang Lawas mengucapkan deklarasi di simpang SKPD terpadu Sigalanya, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas.
Organisasi PC-PMII dan PC-IPNU Kabupaten Padang Lawas menyampaikan sikap yang terkandung dalam enam butir yang dipandu oleh Freddy Manda Syahputra Siregar Ketua dari PC- PMII didampingi Ketua PC-IPNU Ali Sadikin Harahap wemenyatakan bahwa : Kami siap menjaga keutuhan Negara Dan Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila Dan Undang – Undang Dasar 1945.
Kami menyerukan kepada masyarakat Kabupaten Padang Lawas untuk tidak melakukan penyebaran ujaran kebencian dan hoax atas dasar sara, intoleransi dan radikalisme agama serta dapat memfaatkan berbagai sarana media sosial dan sarana publik lainnya secara cerdas dan bertangung jawab.
PMII mengajak seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, dan peserta untuk menjadikan pilkada Sumut 2024 sebagai sarana pendidikan demokrasi yang mencerdaskan masyarakat.
Kami mendukung sinergitas tni- polri, pemerintah daerah, tokoh agama dan elemen masyrakat demi terciptanya keamanan yang kondusif di Kabupaten Padang Lawas.
Kami siap mengajak, menjaga persaudaraan, kerukunan antar umat beragama dan memperkokoh keutuhan negara kesatuan republik indonesia dari segala bentuk ancaman baik dari dalam maupun luar.
Kami siap mengajak masyarakat Padang Lawas menjadi pemilih yang cerdas, bijak dan bertanggungjawab.
Kepada awak media ini, (Jum’at 14/06’2024), Freddy Manda Syapitra juga mengatakan, kami juga mengajak kepada tokoh adat untuk selalu membina kebersamaan, dan tokoh agama agar menjaga toleransi antar ummat demi suksesnya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, baik Kabupaten/Kota ataupun Provinsi,’ katanya.
Ditambahkannya, Kita sebagai organisasi mahasiswa hendaknya menjadi contoh kepada masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan menjelang Pilkada tahun ini, untuk kita harus mengajak masyarakat agar damai dan tenteram,” punkas Freddy.
(A Sabban Siregar)
