Barak1News.com|Aceh Singkil
Untuk menghindari konflik, Penjabat Bupati Aceh Singkil, Drs Azmi MAP memerintahkan Kadis DPMK (Ketua panitia pemilihan keuchik se- Kabupaten Aceh Singkil) Azwir, SH mengambil alih panitia pemilihan kepala kampung (P2K).
Hal tersebut dilakukan demi menyukseskan pemilihan keuchik langsung (Pilchik Sung) yang akan dilaksanakan pada tahun ini.
Adapun 4 Desa yang di ambil alih adalah Desa Sebatang, Desa Penjahitan, Kecamatan Gunung Meriah, kemudian Desa Lae Sipola, Kecamatan Singkohor, selanjutnya Desa Lae Gambir, Kecamatan Simpang kanan Kabupaten Aceh Singkil.
Pengambilalihan itu pihak Kecamatan menjadi P2K, sesuai dengan aturan dan regulasi yang ada, pihak Kecamatan akan di SK kan oleh Pj. bupati Aceh Singkil.
Sebelumnya 4 desa terjadi persoalan di masing-masing kampung, seperti di Desa Lae Gambir, penetapan p2k dualisme kemudian Desa sebatang, pemberhentian P2K oleh ketua BPG karena penetapan P2K menyalahi aturan.
Selanjutnya Desa Lae Sipola,tentang domisili kurang dari tiga tahun namun P2K meloloskan salah satu calon keuchik sehingga menimbulkan persoalan,selanjut nya Desa Penjahitan,P2K lama menetapkan hanya satu orang calon juga menyalahi aturan yang ada.
“Dari tiga Kecamatan tersebut semua persoalannya di desa terjadi simpang siur dalam penetapan para calon oleh P2K, maka dari itu kita ambil alih ke Kecamatan, Muspika, nanti juga dibantu oleh desa dan diawasi oleh masyarakat,” kata Azmi usai melaksanakan rapat koordinasi dengan pihak desa di Opproom kantor bupati Aceh Singkil pada Senin (16/10/2023).
“Supaya ini berjalan dengan baik, jujur, adil, tidak ada yang merasa di marjinalkan, kita tegaskan Sebelum 1 November sudah tuntas semua nggak ada lagi lah orang itu mengatakan”ini alik mu,enda alik ku “intinya semua sama,yang penting rakyat kita bisa mendapatkan hak-haknya,” tutup Azmi.
Ketua panitia pemilihan keuchik se-Kabupaten Aceh Singkil,Azwir,SH, mengatakan bahwa kesimpulan dalam rapat tadi bahwa p2k akan diambil alih oleh kecamatan demi untuk menyukses Pilchik sung secara serentak.
“Nanti kita akan tunjuk siapa-siapa yang terlibat sebagai pengurus Dalam P2K Kecamatan tersebut, kemudian juga kita akan memberikan petunjuk teknis apa-apa yang dilaksanakan oleh kecamatan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugasnya,” kata Azwir.(MP)
