Poto:keluarga Elek Berutu,didampingi kepala dusun Anwar buju safari hitam dan tokoh masyarakat Tapun Jasidin Hutabarat.(baju batik hijau) dalam Poto ini turut kami serlok GPS lokasi rumah tempat tinggal sdr Elek
BARAK-1NEWS com| Aceh Singkil.
Satu keluarga yang hidup dan bertempat tinggal di gubuk yang hampir rubuh dan serba kekurangan butuh perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pusat.
Tempat mereka tinggal tak pantas disebut rumah melihat keadaan gubuk tempat mereka beristirahat dindingnya bolong bolong, atap yang hancur, seperti sudah menjadi kebiasaan di kehidupan sehari-harinya bersama anak-anaknya
Diketahui Elek Berutu (43) hidup bersama seorang istrinya, Sabatiah (41) dan enam orang anaknya, Siti Hartati (15,) Mulyadi Syahputra (13) Muliyati, (11) Muliyani Fitri (6) Aman (4) Dan anak kembar Rama berutu (2).
Elek Berutu sebagai kepala keluarga saat ditemui awak media beak1news.com dikediamannya mengungkapkan bahwa terkadang program program pemerintah yang berkaitan dengan masyarakat miskin yang turun ke desa-desa sampai tingkat dusun tidak tepat sasaran.
“Inilah keadaan saya bersama keluarga, terkadang kiri kanan rumah dapat bantuan sedangkan keadaan keluarga saya terabaikan dari perhatian”, katanya Jum’at 13/12/2024.
Petugas-petugas dari Kabupaten maupun kader-kader yang sering melaksanakan tugas terkait keadaan masyarakat baik secara ekonomi maupun program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) belum mendatangi rumahnya.
“Keadaan keluarga saya tidak pernah luput dari pendataan namun nyatanya, tidak pernah tersentuh dengan bantuan, ‘tambahnya.
Elek Berutu berharap kepada semua pihak yang berwewenang supaya adil dalam menjalankan tugas dan amanah yang diberikan agar program-program dari pemerintah tepat sasaran.
” Saya sangat berharap agar kami mendapatkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni tersebut, agar kami mendapatkan rumah yang layak,’ pungkasnya.
Penulis:( Dahrusyid/tim)
