Barak 1 News.com|Paluta
Memperingati Hari pahlawan 10 November 2023, puluhan wartawan dan LSM serta penggiat sosial melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor bupati Padang Lawas Utara (Paluta), menuntut agar Pemkab Paluta mencabut perlakuan istimewa kepada Andar Amin Harahap mantan Bupati Padang lawas Utara,Senin (10/11).
Masih dalam tuntutannya, para pengunjuk rasa juga meminta agar PNS bersikap netral dan tidak ikut politik praktis dalam menjelang pemilu serta meminta sekda Paluta Patuan Rahmat Syukur Hasibuan dan sejumlah kepala OPD tidak ikut serta dalam kegiatan sosialisasi mantan Bupati Paluta Andar Amin Harahap yang maju sebagai Calon legislatif DPR RI dari partai Golkar.

Dalam aksi tersebut para pengunjuk rasa melakukan aksi tabur bunga di depan pintu masuk kantor bupati , sebab mereka menganggap matinya netralitas PNS di Pemkab Padang lawas Utara menjelang pemilu, massa juga meminta kepada pemkab Padang lawas Utara untuk tidak mendiskriditkan Hariro sebagai Plt Bupati Padang lawas Utara sebagai pengganti Andar Amin yang telah resmi berhenti sebagai bupati Padang lawas Utara.
Aksi damai sempat ricuh saat massa memaksa masuk ke halaman kantor Bupati Padang lawas utara yang di jaga ketat aparat kepolisian dan satpol PP, akibatnya aksi saling dorong tidak bisa di hindari, setelah beberapa jam berorasi pihak perwakilan pemkab Padang lawas Utara yaitu Kabag hukum pemkab Paluta menemui massa aksi didepan kantor bupati.

Kabag hukum Pemkab Padang lawas Utara Riki Harahap menyampaikan kepada massa aksi apa yang menjadi tuntutan yang disampaikan akan melaporkan hal tersebut ke pada pimpinan nya .
” Kami menerima semua aspirasi rekan rekan media dan LSM dan berjanji akan menindak lanjuti hal ini ke pada pimpinan kami ” ujar.

Selain melakukan aksi didepan kantor bupati Padang Lawas Utara massa aksi juga melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Padang Lawas Utara dan di depan kantor Bawaslu Padang Lawas Utara.(B. Nasution)
