Aceh Singkil – Barak1news.com.
Berhembus khabar, ada beberapa pengurus Majelis Pendidikan Kabupaten (MPK) Aceh Singkil lulus menjadi ASN PPPK 2024 lalu, berkembang konsekuensi agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) segera melaksanakan Mubeslub.
Permintaan ini beredar diberbagai kalangan guna menghindari kekosongan tampuk pimpinan sekaligus memastikan berjalannya secara maksimal program kerja organisasi.
Pernyataan diatas diutarakan langsung Masudin dan Ashal, tokoh masyarakat pemerhati pendidikan Aceh Singkil, kepada Barak1news.com, Sabtu, 09/02/ 2025 di Singkil.
Menurutnya, musyawarah Besar Luar Biasa (mubeslub) merupakan tawaran terbaik untuk mengembalikan marwah dan kepercayaan publik terhadap lembaga MPK, setelah diawali dengan aneka kontroversi pada pembentukannya bulan Maret 2023 yang lalu.
Mestinya mereka semua pihak mesti ber itikad baik sebagai upaya menciptakan atau mewujudkan organisasi yang bersih, independen dan jujur sebagai mitra kerja pemerintah disektor pendidikan,’ tegasnya.
Kerancuan dan pemaksaan kehendak sejak awal dilaksanakannya Musyawarah Besar (Mubes) hingga perjalanannya sampai saat ini, banyak dinamika dan riak – riak ketidakfairan dipertontonkan ditubuh MPK Aceh Singkil, sehingga diduga pembentukannya tidak sesuai dengan amanah Qanun Aceh Singkil Nomor 1 Tahun 2022,’ tegas Masudin.
Seabrek ketimpangan seakan diaminkan saja, misalnya saja, tambahnya, mereka pengabaian Tata Tertib (Tatib) tidak dilaksanakannya penjaringan pengurus oleh panitia, dan meniadakan pertimbangan dari DPRK, langsung dilanjutkan pelantikan oleh PJ. Bupati saat itu,’ ungkapnya.
Banyak elemen angkat pemikiran saat itu, mulai tokoh pendidikan hingga pemerhati bidang pendidikan, namun kesannya hanya diabaikan saja tanpa mendapatkan suatu masukan bagi mereka,’ keluhnya.
Dan kini problematika muncul kembali, yakni berhembus kabar ada beberapa pengurus pengurus MPK Aceh Singkil dinyatakan lulus menjadi ASN PPPK 2024 lalu. Sesuai aturan ASN tidak diperkenankan seorang ASN PPPK merangkap pada jabatan lain, walaupun SK belum ditangan,’ujarnya.
Lain lagi, pada saat pemilihan dalam Mubes sang Ketua MPK Aceh Singkil, terpilih merupakan masih salah satu Ketua Partai Politik, “info kami dengar usai dilantik baru dibuat pengunduran diri, enak banget,” cetusnya.
Begitu juga kebobrokan lainnya, tersiar dalam pemberitaan di media online beberapa waktu lalu bahwa dugaan MPK Aceh Singkil melakukan pungli terhadap Mahasiswa daerah yang hendak melakukan pendidikan ke Universitas,’ kata Masudin.
Dengan mengacu pada berbagai dinamika yang terjadi ditubuh MPK Aceh Singkil saat ini, perlu kiranya segera dilakukannya Musyawarah Mubeslub guna mengembalikan kredibilitas organisasi,’ sebutnya.
“Sebagai upaya penyelamatan, kami meminta kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, untuk segera melakukan Mubeslub MPK,’ Tutup Masudin.
Penulis; Khairuddin Hutabarat.
