BARAK-1 NEWS.COM | Aceh Singkil
PJ Bupati Aceh Singkil, Marthunis ST ,D.E.A didampingi Ibu beserta sejumlah Kepala SKPK,Kamis (16/9) melakukan Kunjungan kerja dirangkai evaluasi Gerakan Imunisasi Stanting Aceh (GISA) ke Kecamatan Kuala Baru.
Hadir dalam Kunjungan dimaksud antara lain, PJ Bupati Marthunis didampingi Ibu, Asisten Bidang Pemerintahan,Junaidi, Asisten Bidang Administrasi Pembangunan, Faisal,Kadis PUPR, Erwin Syahputra ST,Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Khalilullah,S.Pd,Plh Kadis Kesehatan,Edy Widodo, Kadis DPMK, Azwir.SH serta undangan lainnya.
Kepala Puskesmas Kuala Baru,Ermi Kuswandi,SKM dalam laporan nya menyebutkan bahwa deteksi ibu hamil hingga September ini ada sebanyak 20 orang dengan capaian IDL 28 persen.saat ini ditemukan 28 kasus stanting di Kuala Baru,”Desa Suka Jaya dengan kasus terbanyak yaitu 8 dan Kayu Menang tercatat 2 kasus”.
Ermi juga berharap Kepada PJ Bupati Marthunis agar para bides disana dapat diperhatikan dengan memberi intensif tambahan seperti yang telah dilakukan di Kecamatan Pulau Banyak,”Kami mohon agar bides disini juga dapat disini juga diberikan intensif”ujar nya disambut tepuk tangan hadirin.
Camat Kuala Baru,Mansurdin juga menyampaikan bahwa Pelayanan Publik diwilayahnya tetap berjalan baik sebagai mana mestinya walaupun kurang maksimal.Kami ASN disini 14 orang, untuk diketahui bahwa ASN Kuala Baru hingga saat ini belum menerima gaji namun komitmen dalam pelayanan sedikit pun tidak kendor ujar nya.
Jarak tempuh melalui Robin Singkil-Kuala Baru mencapai 45 menit sehingga urusan masyarakat ke Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil sedikit menyita waktu dan tenaga, walaupun terkendala sarana namun pelayanan Insya Allah tetap berjalan maksimal.
Lebih lanjut kata Mansurdin, hampir 90 Persen masyarakat Kuala Baru menggantungkan mata Pencarian nya melaut guna menafkahi keluarga mereka melalui perjuangan yang penuh resiko, sudah 9 korban jiwa tercatat mengalami ganas nya lautan namun semua mesti dihadapi dengan jiwa besar.
Untuk meminilisir kejadian serupa masyarakat nelayan mengharapkan sangat sentuhan tangan dingin PJ Bupati Marthunis agar kondisi Kuala berpotensi pasang surut dapat menjadi perhatian utama demi kelangsungan ekonomi keluarga masyarakat Kuala Baru pada umumnya dan kaum nelayan pada khususnya tegas Camat.
Terkait ganti rugi Pembangunan jalan Singkil -Kuala Baru – Bulu Sema Aceh Selatan diharapkan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil agar benar-benar serius menangani pembangunan nya,andai keseriusan kurang juga berdampak kepada melambatnya laju ekonomi Singkil.
Sementara, PJ Bupati Marthunis lebih menekankan terhadap asupan gizi yang baik disertai pemberian ASI bagi bayi secara maksimal.Pemberian ASI yang kurang maksimal bagi bayi dapat berdampak stunting atau pertumbuhan bayi kurang memadai,”Ibu wajib beri ASI yang baik, suami beri nafkah yang cukup, stanting insya Allah aman”ucapnya.
Cerminan ini sebut Marthunis,Kala itu Rasulullah juga memiliki ibu sepersusuan akibat ASI yang kurang maksimal,”Itu diperbolehkan, karena semua bayi mengharapkan ASI yang cukup guna menunjang pertumbuhan”.
Menanggapi aspirasi Camat, PJ Bupati mencoba membangun komunikasi intensif guna mempercepat penyelesaian Pembangunan Jembatan Kilangan guna kelancaran arus transportasi dan akses masyarakat,”Khususnya Jalan Kuala Baru,Tahun ini diupayakan kajian tehnis terkait pembebasan tanah masyarakat diganti rugi dan tahun depan coba dianggarkan”ujar nya.
Juga masalah Kuala PJ Bupati berjanji akan berkirim surat kepihak Kementerian untuk mengkaji, meneliti prilaku arus,”Jelas ini nggak bisa cepat karena butuh pendanaan yang besar.APBK atau pun Otsus Aceh begitu minim jadi kita upayakan mengusul dana APBN, butuh doa dan dukungan masyarakat umum”tegas nya.
Insya Allah Kuala Baru bisa maju dari segala bidang bila semua lapisan masyarakat nya memiliki rasa keimanan yang baik dan senantiasa bertaqwa Kepada Allah SWT,”Itu janji Ilahi Rabbi,iman dan taqwa lah yang membawa kebaikan kita di dunia walakhirat”ungkap Marthunis.
Usai acara, PJ Bupati membuka sesi tanya jawab,Nasrun seorang nelayan Kuala Baru meminta agar Pemkab Aceh Singkil serius menangani permasalahan Kuala di Kuala Baru walaupun 2 atau 3 tahun ke depan kami akan sabar menunggu tapi intinya ada kepastian ucap nya menanya.
Menjawab Nasrun, PJ Bupati Marthunis dengan diplomatis mengatakan Insya Allah ini bukan janji palsu walaupun mungkin agak berproses lama jelas nya.(Zaelani Bako).
