Pengerjaan bahu jalan
Barak1News.com|Deli Serdang
Proyek pengerjaan bahu jalan di Desa Tanah Abang Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang dinilai tidak transparan dari segi anggaran.
Diduga proyek bahu jalan PU propinsi yang tidak jelas berapa anggarannya dan patut dipertanyakan selaku media dengan adanya kegiatan itu, jelas dan tertuang berikut tertera secara tertulis di dalam aturan, sehingga ketika tidak adanya papan proyek yang ditempelkan di sekitar proyek tersebut agar seluruh elemen masyarakat lebih mengetahui dengan adanya kegiatan yang sedang di laksanakan,apalagi papan proyek adalah salah satu sarat utama sebelum melaksanakan proyek itu dan biasanya sudah masuk ke dalam anggaran sebagai prosedur mekanisme untuk pembuatan LPJ, intinya kalau tidak terpasangnya plang proyek itu jelas sudah melanggar dan disitu sangat jelas sekali adanya tindakan di sengaja dan mengundang Korupsi. Untuk dinas terkait.
Indikasi atau dugaan korupsinya, biasanya papan nama kegiatan dalam proyek tidak dipasangkan, terlihat sekali unsur ada nya tindakan di sengaja,pasalnya plang proyek tersebut tidak ada dan bisa di kategorikan proyek kegiatan tersebut adalah proyek Siluman.
Seperti temuan beberapa awak media Online dan media cetak di lapangan, Kamis (9/3), yakni proyek Bahu jalan atau Rigid beton di jalan lintas desa Tanah abang kecamatan galang kabupaten Deli Serdang propinsi sumatera utara, tidak di sertakan dengan plang proyek sangat jelas sekali pelaksanaan pekerjaan ini merupakan sudah tidak transparan jelas sudah melanggar keterbukaan publik, sehingga mengundang awak media bertanya tanya tentang adanya keberadaan proyek tersebut,kami kira di sini sudah diduga peluang praktek korupsi sangatlah subur.
Ketika awak media mengkonfirmasi di lapangan proyek bahu jalan papan proyek dan berapa pagunya proyek, anggota kerja dari pihak pelaksana pemborong sedang mengawasi proyek tersebut kemudian menjawab kami cuma pekerja dan dari mulai hari senin kami bekerja memang papan proyek tidak ada bang. telepon saja pelaksana nya Bang, Bang jonny namanya ini nomor hp nya Bang.
Lantas awak media menghubungi dan mengkonfirmasi mengenai papan proyek dan berapa pagunya pihak pelaksana atau pemborong lewat telepon seluler, dengan ketusnya jonny menjelaskan kalau papan proyeknya sudah rusak dan hilang, kalau mengenai pagunya lihat aja di internet.
Maka dapatlah di duga lemahnya pengawasan dari pihak dinas PU provinsi Sumatra Utara, Adanya temuan di lapangan dan sampai berita ini ditayangkan ke meja redaksi sampai saat ini dari pihak Dinas PU Jalan dan jembatan propinsi belum bisa di konfirmasi berlanjut ke berita selanjutnya.
(M TAUFIK)
