
Barak-1News | Tanjungbalai
Ketua PWI ( Persatuan Wartawan Indonesia ) NTB, Nasrudin Zein, resmi mengukuhkan pengurus PWI kabupaten Bima. Pengukuhan ini, di aula utama kantor Pemkab, Sabtu (3/9).
Sementara susunan pengurus, posisi ketua dijabat Firmansyah, sedangkan sekretaris, Syamsuddin dan Bendahara dijabat, Ahyar.
Acara pengukuhan, dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemkab Bima, Asosiasi Jurnalis Independen (AJI), Ikatan Jusnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan insan pers lainnya.
Dalam hal ini, Wartawan ditekankan untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Agar ke depan, wartawan tidak lagi menjadi provokatif.
“Ciptakanlah kebaikan, Firman yang bertanggung jawab untuk menciptakan kebaikan”, ujar ketua PWI NTB Nasrudin dalam sambutannya.
Kaitan organisasi, lanjut Nasrudin, ada AJi, IJTI dan lainnya. Wartawan bisa memilih organisasi kewartawanan untuk menjaga independensi dan profesionalitas.
Kepada pejabat publik, Nasrudin berharap untuk berani melawan ketika ada wartawan yang mau wawancara.
“Tanyakan medianya, apakah sudah diverifikasi dewan pers atau belum”. Apakah wartawannya sudah ada lisensi sertifikasi dari dewan pers atau tidak, katanya.
PWI ajak pejabat publik tolak wartawan belum UKW, menyinggung kaitan kemitraan, dia minta agar ada pihak lain yang memfasilitasi untuk dilakukan UKW.
“Kegiatan UKW di Kabupaten Sumbawa ada 6 kelas, ucapnya. Kami yakin di kabupaten Bima bisa menjadi 10 kelas.
Tolak Wartawan Belum UKW
Di samping itu, hal senada disampaikan ketua PWI kabupaten Bima, Firmansyah, pejabat publik agar berani menolak diwawancara oleh wartawan yang belum melaksanakan UKW.
“Bantu kami untuk menjadi profesional, setidak tidaknya berani menolak diwawancarai wartawan yang belum melaksanakan UKW”, pungkasnya.
Ke depan, PWI kabupaten ini berencana melaksanakan kegiatan UKW. Tentu dengan dukungan dari pemerintah daerah, harapnya.
Dalam sambutannya, ketua panitia pelaksana pengukuhan pengurus, Hermansyah, menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, dimana telah mendukung terlaksananya acara pengukuhan ini.
“Kepada Bupati maupun pemerintah daerah yang telah membantu, kami ucapkan terimakasih,” sebutnya.
Hermansyah juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak atas kelalaian maupun kekurangan pelayanan selama pelaksanaan kegiatan.
Dalam pada itu, bupati Bima diwakili Asisten I Setda, H. Sirajuddin, mendukung rencana PWI untuk melaksanakan UKW.
“Untuk peningkatan profesionalitas, kami mendukung kegiatan UKW. Kami harap ada perimbangan pemberitaan”, imbuhnya. (Sofyan Parinduri)
Editor | Mukhlis Nst
