BARAK-1 NEWS.COM | Labusel
Terkait Viralnya Bupati Labuhanbatu Selatan H.Edimin yang diduga mengusir warganya dari halaman Rumah Dinas Bupati beberapa waktu lalu , DPD Pemuda Lira Kabupaten Labuhanbatu Selatan melalui ketuanya Asiep Munandar Saleh SP memberikan tanggapan dan penjelasannya kepada wartawan pada Sabtu (03/09) disalah satu Warkop yang ada di Kota Pinang.
Bung Asiep (sapaan akrabnya_) mengatakan bahwa beberapa hari ini viral tentang Bupati Labuhanbatu Selatan H.Edimin dimedia sosial seperti mengusir orang.
“Kami mengharapkan masyarakat Labuhanbatu Selatan jangan cepat termakan ataupun terkontaminasi dengan isu-isu yang sengaja dibuat untuk menggiring opini publik bahwa Bupati Labuhanbatu Selatan H.Edimin orangnya kasar dan tidak memiliki etika.
Kemarin H.Edimin selaku Bupati Labuhanbatu Selatan telah memberikan klarifikasi terkait Viralnya berita tersebut”.ucap bung Asiep.
Bung Asiep menambahkan bahwa berita itu sengaja diciptakan untuk menjatuhkan dan membuat citra buruk Bupati Labusel H.Edimin.
“Mereka (para pendemo_red) telah selesai melakukan aksi unjuk rasa, setelah itu mereka mau sholat, minum dan istirahat kerumah dinas Bupati. gak Logis hanya kalau itu keinginan mereka, padahal menuju rumdis Bupati mereka lalui masjid Sosopan.
masih menurut Asiep pada Media Barak-1 News.com, bahwa dalam video itu katanya mereka ingin bertamu kerumah bupati selaku ayah mereka, kalau mau bertamu ya tolonglah dijaga etika bertamu. Sebab saat itu Bupati sedang ada tamu, Seharusnya saat ayahnya ada tamu, si anak harus menghargainya bukan main selonong saja tanpa pamit, itu artinya sianak tidak punya tata kerama dan sopan santun” ujar Asiep
Ditempat terpisah , Dewan Penasihat DPD Pemuda Lira Kabupaten Labuhanbatu Selatan Hasbullah Ali Harahap menyesalkan dan merasa kecewa dengan adanya oknum yang diduga dengan sengaja memplintir video tersebut dan menjadi konsumsi publik terutama dimedia online.
“Disetiap media online yang membuat berita tersebut yang saat ini beredar , tak satupun yang menyebutkan nama atau narasumber yang menyebutkan bahwa mereka (para pendemo_red) ingin shalat dan minum dirumah Dinas Bupati”.ucapnya.
Lebih lanjut bung Hasbi (panggilan Akrabnya) yang juga sebagai Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Labuhanbatu Selatan itu menambahkan bahwa penyampaian tersebut tidak bisa dipertanggung jawabkan.
“Disini terlihat bahwa statement tersebut ngawur dan tidak bisa dipertanggungjawabkan dan kami mendukung upaya Bupati Labuhanbatu Selatan H.Edimin menempuh jalur hukum”.tutup Bung Hasbi. (Ahyar Nasution)
