Barak-1News | Tanjungbalai Laporan : Sofyan Parinduri, B.A
Sejumlah OPD menjalankan kinerjanya kurang maksimal, hal ini disampaikan ketua fraksi PDI Perjuangan, DPRD kota Tanjungbalai, Eriston Sihaloho, S.H dalam pembahasan tentang laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kota Tanjungbalai tahun anggaran 2021, Selasa (26/7).
Menurut dia, melihat fungsi tugas pihak OPD banyak kurang serius untuk meningkatkan pelaksanaan pembangunan, malahan sebutnya, di beberapa OPD ada mengembalikan dana pusat.
Padahal dia bersusah payah mencolok dana itu, dari pusat hingga dapat kucuran khusus pembangunan, agar Tanjungbalai dapat berobah.
Adapun daya upaya ketua fraksi PDIP ini, dalam pertemuan di Jakarta di komisi V DPR RI dengan teroboson di DPR RI tentang tata ruang kota telah di respon dengan kucuran dana sebesar Rp 4,9 Triliun.
Asset Sendiri Tergadai
Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Eriston Sihaloho, S.H, berharap dapat terlaksana berbagai pembangunan di Tanjungbalai.
Perjuangan ini bukan lagi main main, ucapnya. Bahkan assetnya sendiri banyak tergadai demi Tanjungbalai makin baik, ungkapnya.
Hal hasil ketua Fraksi PDI Perjuangan menyerahkan berupa data ke wakil pimpinan sidang di hadapan anggota banggar serta di saksikan OPD.
Dalam pada itu, Asisten II di bidang Kesra Pemko Tanjungbalai, Drs Zainul Arifin mengatakan, RTRW dari Pusat sudah kita terima, akan tetapi, ujarnya, masih dalam proses.
Mudah-mudahan nantinya, pembangunan bantuan dana DAK dari pusat terlaksana, harapnya.
Editor | Mukhlis Nst
