BARAK 1NEWS.com|Asahan
Sehubungan dengan ulah seorang kepala desa yang tega dengan tidak memberikan gak yang seharusnya untuk kelangsungan hidup seorang putri yang telah menjadi anak yatim, menjadi sorotan yang serius dari berbagai kalangan.
Sesuai dengan penuturan salah seorang tokoh masyarakat Sekitar Songsongan, Bandar Pulo, Sapri Nahombang kepada awak mediya ini, Kamis (25/07/2024) di Aek Songsongan, Asahan, sangat menyayangkap sikap kades yang begitu tega.
Sangat disanyangkan begitu teganya Kepala Desa memakan gak seseorang, apalagi hak seorang anak yatim, juga termasuk kemanakannya sendiri, terang Supri Nahombang.
Kita sangat meragukan kinerja seorang Pemimpin walaupun hanya di desa, dengan menahan hak orang lain. Apalagi yang dimakan kades tersebut suatu Uang bantuan yang diserahkan salah satu Perusahaan tempat Alm ayah anak tersebut dulunya bekerja. Dimana Uang tersebut diserahkan pihak Perusahaan kepada anak dan Istri Almarhum, guna kelangsungan hidup mereka.
Bagaimana pula dengan anggaran yang disalurkan Pemerintah melalui Kepala Desa, jangan jangan dana untuk membangun desa juga banyak yang diselewengkan demi keserakahan atau kepentingan pribadi sang kades dan kelompoknya, tegas Nahombang.
Atas permasalahan ini Wartawam mediya ini telah berusaha beberapa kali konfirmasi melalui Whatsapp kades Perkebunan Padang Pulo namun tidak ada tanggapan sama sekali.
Sementara itu pertanyaan yang diajukan melalui salulernya tersebut dilihat dan dibaca, namun beliau terkesan menganggap tidak penting.
Sementara ituRina Selvia ibu dari Naureen (anak yatim-Red) sangat membutuhkan dana yang diserahkan pihak perusahaan kepada mereka sebagai bantuan atas meninggalnya Alm Suaminya. Namun kakak iparnya yang juga kepala desa meminta Uang tersebut dengan alasan dipinjam, tutur Rina.
Namun ketika kembali diminta kades tersebut tidak bersedia mengembalikannya dengan alasan dia berhak atas Uang tersebut. Jelas Rina terkesan kecewa.
Bukan itu saja tambah Rina, harta gono gini kami dan juga warisan yang telah diserahkan kepada kami semasa hidup alm suami saya, kesemuanya dikuassi kakak ipar saya juga sebagai kades. Secara rinci dalam waktu dekat akan saya paparkan kepada mediya, saya akan bongkar semua atas kerakusan yang dilakukan kepala desa tersebut, tutur Rina dengan terbata. (ragin)
