Barak-1News | Labuhanbatu
Pembuatan tembok penahanan tanah longsor pada proyek PJKA tepat nya di RPK4, desa N4, kecamatan Bilah Hulu, kabupaten Labuhan Batu Sumatera Utara diduga dikerjakan asal jadi.
Hal itu disebutkan narasumber yang tidak mau namanya di orbitkan. Untuk lebih jelas, awak media melakukan verifikasi kelapangan, Kamis (28/7) pukul 13.10 Wib.
Setibanya di lokasi, awak media langsung melakukan investigasi dan cek ricek. Ternyata banyak ditemukan kejanggalan terhadap pembuatan dinding tembok penahan tanah longsor tersebut.
Adapun kejanggalan itu, seperti besi untuk pondasi cor – coran. Dimana ukuran besi, dari yang satu dengan yang lain sangat berbeda, ada kecil, sangat kecil, besar dan sangat besar.
Sedangkan jarak cor, dari satu besi ke besi lainnya, juga berbeda. Berdasarkan pantauan itu, diduga kuat pekerjaan proyek pembuatan dinding tembok penahan tanah longsor ini memperkecil pengeluaran anggaran.
Padahal proyek tersebut adalah proyek dari pusat. Dimana dana anggarannya pasti mencukupi.
Dikonfirmasai Tak Menjawab
Sementara menurut keterangan dari satu pekerja di proyek tersebut, mengaku bernama Ucok, merasa heran melihat pembuatan dinding tembok penahan tanah longsor tersebut.
Sebab katanya, besi cor-corannya berbeda, seperti yang dia lihat dipembuatan dinding tembok penahan tanah longsor yang berada di Indrapura, ucapnya.
Sedangkan Sumari, warga Aek Nabara, mandor yang mengawasi pekerjaan proyek itu, dikonfirmasi via WA, tidak menjawab.
Dengan tayang nya pemberitaan ini, awak media berharap kepada instansi atau institusi yang mempunyai kewenangan, untuk memeriksa kembali proyek itu, diduga merugikan negara. (B.Siregar)
Editor | Mukhlis Nst
