Barak1News.com|Medan
Sejumlah bangunan rumah dan kios berdiri di areal kawasan tol Denai yang masih merupakan aset jasa marga.
Informasi ini diterima redaksi dari warga setempat adanya bangunan kios dan rumah di areal asset jasa marga, ya g posisinya berada di kawasan jembatan tol jl. Denai kekurahaan Tegalsari Mandala II kecamatan Medan Denai
Keberadaan kios ini, dipicu dengan transaksi jual beli salah satu kios (photo) tepatnya di areal aset jasa marga, yang pagar kawat telah dibuka untuk kepentingan pribadi
Jual beli dengan dalih over alih kios dan bangunan ini tertera diatas kuitansi yang dibubuhkan materai 10.000 ditanda tangani oleh pemilik semula yang , tertulis nilai nominal dari transaksi yang berjudul over alih kios dan bangunan.
Belum pihak yang bertanggungjawab terkait soal pengalihan lahat milik negara yang dikelola jasa marga itu, yang berada di areal aset negara. Lokasi yang dipakai oleh warga setempat digunakan untuk kepentingan usaha, tepatnya fi kawasan jl. Denai samping G. Galon kelurahan Tegalsari Mandala II Kecamatan Medan Denai.
Sementara itu pihak kecamatan saar dikonfirmasikan belum mengetahui hal itu, bangunan yang berdiri tanpa ijin itu belum diketahui. Kami belum tahu kapan didirikannya bangunan itu, sunggupun demikian akan kami cek keberadaannya, ungkap staf di kecamatan Medan Denai yang bertugas di bidang penindakan dan penertiban (Trantib).
Selain pihak kecamatan, pejabat dinas Jasa Marga juga belum ada memberikan tanggapan terkait hal itu, nanun kita pastikan pihaknya masih menelusuri keberadaan bangunan-bangunan liar di areal aset jasa marga, karena areal itu sarana vital, pungkasnya.
Kami tidak akan membiarkan adanya banguna liar di areal jasa marga, karena areal itu bukan diperuntukan untuk bangunan tapi untuk kepentingan jalan umum, jelas salah seorang staf di kantor jasa marga, sejauh ini pihaknya akan membentuk tim koordinasi dalam menertibkan bangunan liar tersebut.
Pemilik bangunan dan juga yang melakukan transaksi belum bisa dihubungi dilokadi, sebab kios dan bangunan semi permanen itu selalu tertutup. (Reff)
