Barak1News.com|Medan Labuhan
Jalan rusak berlubang di lingkungan 24 Kelurahan Pekan Labuhan Medan Labuhan semakin hari bertambah parah. Minimnya perhatian pemko Medan diduga disebabkan karena pihak kelurahan yang terkesan tak peduli dengan kondisi drainase di lingkungan 24.
Hujan yang turun beberapa hari di kota Medan, khususnya di Medan Utara menyebabkan genangan air di jalanan dikarenakan tidak efektifnya drainase.
Seperti terlihat di jalan Besar Benteng Baru Link 24 Pekan Labuhan kelurahan Pekan Labuhan kecamatan Medan Labuhan, Jumat (18/8/2023).
Kurang maksimalnya fungsi drainase ditambah pula dengan lubang dengan kedalaman bervariasi menyebabkan genangan air yang tak terhindarkan ketika hujan turun.
Kondisi ini telah berlangsung lama dan kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah kota Medan.

Berulangkali ditinjau, namun tak kunjung diperbaiki.
Ironis memang, tatkala pemerintah kota Medan gencar memperbaiki drainase di wilayah kota lainnya, namun terkesan lamban di lingkungan 24 Pekan Labuhan.
Untuk itu, warga berharap jalan Benteng Baru link 24 segera diperbaiki dan memaksimalkan fungsi drainase.
Gang yang menghubungkan jalan Besar Benteng Baru yang tidak diperbaiki yakni jalan gang menuju Jalan Yos Sudarso, Gang Bom lama.
Melalui media ini, sejumlah warga lingkungan 24 mengeluhkan sikap pemerintahan mulai dari kelurahan hingga pemko Medan yang sudah bertahun lamanya membiarkan kondisi jalan rusak tanpa sentuhan perbaikan.
“Kami juga warga kota Medan pak!, berhak merasakan pembangunan, tolonglah pak Bobby, jangan pembangunan jalan dan drainase di pusat-pusat kota Medan saja,” ujar warga yang tak ingin disebut nama.
Dari tahun ke tahun jalan Besar Benteng Baru Pekan Labuhan tidak juga mendapatkan perbaikan.
“Warga tidak tau lagi harus mengadu ke mana dan Lurah Pekan Labuhan yang sudah bolak balek di tukar hingga yang saat ini belum juga ada tanda-tanda perbaikan,” tandasnya.
Warga setempat juga meminta pemko Medan untuk mengevaluasi kinerja Lurah Pekan Labuhan yang dinilai lamban dalam menyahuti keluhan masyarakat terkait perbaikan jalan dan drainase.
Sebab, beberapa waktu yang lalu dinas PU Kota Medan yang di koordinir oleh Kepling setempat yakni lingkungan 24 tidak memprioritaskan perbaikan jalan di salah satu gang yang sudah hancur.
“Beberapa waktu yang lalu ada perbaikan badan jalan gang, namun jalan yang semestinya mendapat prioritas perbaikan tidak dikerjakan, ada apa?,” kesal warga setempat.
Seperti diketahui, selepas kepemimpinan wali kota Medan Almarhum Bapak Bahtiar Jakfar, jalan di link 24 Pekan Labuhan hingga kini luput dari perhatian pemerintah. (Red/fan)
