
Barak-1News | Stabat
Bawaslu kabupaten Langkat, melaksanakan apel siaga pengawasan deklarasi kampanye damai Pemilu serentak 2024.
Apel itu, di halaman gedung Mabmi (Majelis Adat Budaya Melayu) jalan Proklamasi kelurahan Kwala Bingai kecamatan Stabat, pada Selasa (5/12) pukul 08.30 WIB.
Sebagai pembina apel pengawasan dan deklarasi kampanye damai dipimpin ketua Bawaslu Langkat, Supriadi, SH. Sedangkan pemimpin peserta apel, dipimpin pula kordinator sekretariat Bawaslu Langkat Rudianto Siagian, Msi.

Dalam pada itu, deklarasi kampanye damai Pemilu 2024 dibacakan oleh anggota komisioner Bawaslu.
Jadi Alat Perekat
Dalam amanatnya, ketua Bawaslu Langkat menyatakan, Pemilu tidak boleh menjadikan instument konflik akan tetapi Pemilu harus menjadi alat perekat pemersatu bangsa dan menjadi sarana penegakan keadilan Pemilu.
Untuk itu tambahnya, kita sebagai pengawas Pemilu tetap menjaga kode etik pengawasan.
Tegasnya lagi, pengawas Pemilu berkewajiban menolak segala bentuk prilaku yang dapat merusak integritas kita selaku Pengawas.
Disamping itu harapnya, kordinasi dan sinerginitas multi pihak senantiasa bisa berjalan dengan baik antara sesama penyelenggara Pemilu Serentak 2024.
Selesai rangkaian apel, acara diteruskan penandatanganan penyelenggara pemilu, ketua partai peserta Pemilu dan para undangan. Setelah itu dilanjutkan dengan pelepasan balon.

Hadir pada acara ini, Plt Bupati Langkat diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs. H. Rudi Kinandung, M. AP. Kapolres Langkat di wakili Kabag Ops AKP Sahrial Sirait, SH. MH. Dandim 0203 Langkat diwakili Danramil 07 Stabat Kapten Inf. Edi Susanto dan Kajari Langkat diwakili Kasubsi A, Prama Simbolon, SH.
Tampak juga hadir pada kegiatan ini, ketua KPU Langkat Sofian Sitepu, S. Sos. Ketua Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ustad Panjang Harahap. Kakan Kesbangpol diwakili oleh KTU, Marhaposan Sinaga, SE.
Serta para komisioner Bawaslu. Ketua PWI, Darwis Sinulingga. Pimpinan Partai peserta Pemilu 2024 sekabupaten Langkat, dan tak ketinggalan pula, para ketua Panwaslu kecamatan dan pengawas Pemilu kelurahan/desa dengan jumlah peserta upacara hampir 200 orang. (Red/Ril)
Editor | Mukhlis Nst
