Barak1News.com|Singkil
Heboh nya pemberitaan baik media online dan media cetak tentang dana kegiatan Festival Pulau Banyak menghabiskan anggaran senilai Rp350 juta bersumber dari Dana Otonomi khusus Aceh(DOKA), sebagai kuasa pengguna anggaran(KPA) di pusatkan pada dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga(Disparpora) kabupaten Aceh Singkil Tahun 2023.
Menyikapi hal itu, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM)Gerakan Anti Koropsi dan Penyelamat Aset Negara (GAKORPAN) Aceh Singkil Pardomuan Tumangger(PRD), Meminta kepada Pj Bupati Aceh Singkil Marthunis, untuk memberikan Rekomendasi kepada Inspektorat untuk melakukan Audit dana 350 juta tersebut.
“kami menduga kuat telah terjadi penyimpangan dalam pengelolaan dana pengelolaan festival tersebut, maka dari itu kami meminta segera inspektorat kabupaten di Singkil untuk melakukan audit investigasi/audit khusus,” kata Pardomuan, Minggu(16/7/2023) saat dihubungi sejumlah awak media.
Pernyataan dari pihak dinas Disparpora yang disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) pemasaran Amran Ramli,SE.M.AP, sangat menjadi tanda tanya besar dengan membuat narasi tidak ada Mark Up dalam pelaksanaan tersebut.
“Padahal sebelumnya kata Perdemuan, banyak kejanggalan kita temui mulai dari anggaran yang disampaikan oleh Kepala dinas Disperpora Aceh Singkil, Ir. Muzni. Sp, dengan mengatakan bahwa tidak ingat anggaran acara festival Pulau Banyak, ini kan menjadi tanda-tanya besar Ada apa sebenarnya di dinas tersebut,”kata PRD.
“Dengan maraknya kasus korupsi mulai dari kasus korupsi kepala desa, korupsi kepala sekolah, jajaran SKPK,di Aceh Singkil ini,yang merusak bumi Syekh Abddurauf As Singkily, maka kami meminta kepada inspektorat kabupaten Aceh Singkil untuk segera turun ke lapangan,”Tutup nya.
Sebelumnya, di beritakan sejumlah Awak Media bahwa anggaran acara Festival Pulau Banyak yang bersumber dari Dana Otonomi khusus Aceh (DOKA) ternyata anggarannya sebesar Rp 575,600.000,00.
Sedangkan Disparpora Aceh Singkil melalui Kabid pemasaran Amran mengatakan, total anggaran Acara festival Pulau banyak tersebut senilai Rp 350.000.000,00.
“Hanya tiga kegiatan yang mendapat sumber anggaran dari Doka senilai Rp 350 juta lebih itu. Tiga kegiatan tersebut masing-masing, Fun fishing, Gathering Wisata dan Festival Penyu,” Kata Amran Jum’at (7/7/23). (Red/MP)
