BARAK_1NEWS.Com|Aceh Singkil, Sabtu, 19 Oktober 2024 — Gedung Seni Budaya Aceh Singkil menjadi saksi pagelaran seni “Gerakan Seniman Masuk Sekolah” yang menampilkan berbagai karya seni kreatif siswa dari sejumlah sekolah di Aceh Singkil. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Stand Pameran UPTD SPF SMP Negeri Gunung Meriah, yang ramai dikunjungi pengunjung pameran.
Pameran ini menampilkan lukisan dan batik cantik karya siswa-siswi UPTD SPF SMP Negeri Gunung Meriah, yang mendapat apresiasi tinggi dari Pj Bupati Aceh Singkil. Beliau mengungkapkan rasa bangganya atas bakat dan kreativitas siswa yang telah berhasil memvisualisasikan kekayaan sejarah dan budaya daerah melalui karya seni.
Kepala sekolah UPTD SPF SMP Negeri Gunung Meriah, Dedi Sukiar, MM, juga menyampaikan kebanggaannya atas antusiasme siswa dalam mengekspresikan seni. “Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya belajar mengenai sejarah dan budaya Singkil, tetapi juga mengembangkan kreativitas dan kepekaan artistik mereka,” ujarnya.
Latar Belakang Karya Seni
Karya-karya yang dipamerkan menggambarkan sejarah Singkil yang sudah dikenal sejak abad ke-15. Pada masa itu, Singkil tersohor karena kekayaan alamnya, seperti kayu, damar, rotan, kemenyan, kapur barus, dan hasil laut yang melimpah. Dalam catatan Tome Pires, seorang penulis Portugis pada tahun 1512-1515, Singkil dikenal sebagai penghasil damar, sitera, lada, berbagai obat-obatan, dan emas. Masyarakatnya pun dikenal mahir dalam pelayaran dengan menggunakan lancara, perahu bertiang cepat. Tidak menutup kemungkinan, bangsa Mesir kuno telah datang ke Singkil untuk mendapatkan kapur barus yang digunakan sebagai pengawet jasad Firaun. Pada era modern, bangsa-bangsa penjajah Eropa kemudian menyusul, juga demi memburu rempah-rempah Singkil yang terkenal.
Dengan latar belakang tersebut, para siswa “Gerakan Seniman Masuk Sekolah” memvisualisasikan berbagai kisah masa lalu yang terkait erat dengan rempah-rempah Singkil. Melalui simbol dan metafora visual, mereka menggambarkan bentuk-bentuk yang mewakili rasa dan imajinasi, menyampaikan pesan mendalam tentang perjuangan dan kejayaan Singkil di masa lampau.
Seniman :
Kegiatan ini dibimbing oleh seniman M. Yasir, M.Sn, yang memberikan arahan kepada para siswa untuk mengeksplorasi ide-ide kreatif mereka serta mengasah kemampuan dalam teknik melukis dan membatik.
Pagelaran seni ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya seni siswa, tetapi juga sebagai sarana untuk mengenalkan kembali sejarah dan budaya Singkil kepada generasi muda, sekaligus menginspirasi mereka untuk terus melestarikan kekayaan warisan leluhur.
