BARAK-1NEWS.com|Asahan
Pembangunan perkerasan jalan Pitrun 1 desa Padang Mahondang, Dusun 1X , Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Sumut, dengan anggaran Rp 105.000.000, DD Tahun 2023, perlu dipertanyakan.
Hal ini disampaikan Ketua DPC PWDPI (Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia) Kabupaten Asahan R. Ginting kepada awak Mediya Jumat (23/06/2023 ) di Zakia Kopi ketika berumpul dengan beberapa rekan mediya. Menurut R. Ginting, dengan dana sebesar Ratusan Juta Rupiah untuk pekerjaan perkerasan jalan Pitrun 3 x 324 m seharusnya jalan tersebut sangatlah bagus dan tidak gampang ambles.

Kenyataannya tambah beliau, baru beberapa minggu selesei dikerjakan jalan tersebut sudah kembali bergelombang sana-sini dan susah dilalui. Kenapa ini bisa terjadi, sudah barang pasti pekerjaan ini sama sekali tidak ada pengawasan yang benar dari pihak Instasi terkait. Dengan demikian maka Kepala desa sebagai pemegang kebijakan mengerjakan dengan asal jadi saja, tegasnya.
Pada pantauan saya bersama tim kelapangan lanjut Ketua DPC PWDPI Asahan, pekerjaan itu sangat memperihatinkan sekali, dikarenakan hasilnya sangat amburadul. Dimana dasarnya saja sama sekali tidak terlebih dahulu dipadati dan dtambah Pitrun yang ditabur juga sangatlah tipis, sehingga kekuatan jalan tersebut tidak seimbang dengan kenderaan yang melintasinya.

Harapan saya pekerjaan ini supaya kembali ditinjau dan segera dapat diaudit pihak Instasi terkait, karena proyek Pengerjaan pengerasan itu diduga sarat dengan KKN. APH Kabupaten Asahan harus tegas dalam hal ini, karena kalau dibiarkan maka anggaran begitu besar dan hasilnya tidak memuaskan, tegas Ginting.
Selain itu beberapa warga desa Padang Mahondang juga menyampaikan protes atas kegiatan pengerasan jalan ini mengaku pekerjaan itu terkesan hanya asal-asal saja. Kalau Cuma seperti iti pengerjaannya maka separoh dari dana yang telah disiapkan tidak akan habis jelas mereka yang enggan disebut namanya.
Kepada desa Padang Mahondang Fernandus Sirega ketika dikonfirmasi melalui Hp nya tidak diangkat dan dikirim pesan melalui WA juga tidak dibalas. (ragin/jansit)
