Barak 1 News.com|Labusel
Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, H. Ahmad Padli Tanjung membuka secara resmi pameran pembangunan dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Labuhanbatu Selatan ke-16 di Lapangan Santun Berkata Bijak Berkarya SBBK, Jalinsum Bukit Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan pada Selasa (13/8) malam.
Hadir dalam kegiatan itu, Wabup Ahmad Padli Tanjung, ketua DPRD Ediy Parapat, Pj. Sekda Labusel, Drs. Fuadi, Ketua TP. PKK Labusel Hj. Darni Hatna Saima, Ketua I TP PKK Ny. Hj. Mega Warni Harahap, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kapolsekta Kotapinang, Kompol RGM Hutagalung, S.H, Danramil 11/KP, Mayor Inf. Hendra Gunawan, S.H, Para OPD, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan masyarakat
Acara dibuka dengan menampilkan tari persembahan dari sanggar Disporabudpar Labuhanbatu Selatan dan dilanjutkan dengan do’a oleh Purnawarman.
Ketua DPRD Labusel Ediy Parapat dalam sambutannya menyampaikan, Sebagai masyarakat Labuhanbatu Selatan patut bersyukur dengan lahirnya Kabupaten Labuhanbatu Selatan sebagai sebuah inpiratif dan motivasi dalam mengisi setiap proses pembangunan yang ada di daerah.
Beliau berharap di masa mendatang adanyanya kerjasama yang baik antara semua elemen yang ada di Kabupaten Labuhanbatu Selatan baik antara legislatif, eksekutif dan yudikatif maupun dengan elemen masyarakat, Sehingga rasa cinta dan saling memiliki harus tetap terpatri dalam jiwa masyarakat Labuhanbatu Selatan.
Sementara wakil bupati Labuhanbatu Selatan yang didampingi Kadisporabudpar Labusel, Djulat Putra dan Kadis Perindagkop Labusel, H. Junjung Harahap dalam sambuutannya menyampaikan, Prakrasa untuk mengadakan pameran pembangunan dalam rangka HUT Pemkab Labuhanbatu Selatan ke- 16 patut disambut gembira oleh seluruh masyarakat Labuhanbatu Selatan. Sebab Pameran Pembangunan merupakan wahana informasi dan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
Wabup berharap masyarakat harus mendukung setiap program pemerintah yang berorientasi kepada kebaikan khususnya dalam membangun Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang sejahtera, bermartabat dan religus.”Saya yakin keberhasilan pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu Selatan tidak akan terwujud tanpa peran partisipasi dari masyarakat” ujar H. Ahmad Padli Tanjung yang pada kesempatan itu sekaligus membuka secara resmi Pameran Pembangunan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Usai membuka secaa resmi, Wabup, H. Ahmad Padli Tanjung didampingi forkopimda, Pj. Sekda Labusel, Ketua TP. PKK Labusel dan jajaran, Para Aisten dan Staf Ahli, Kapolsekta Kotapinang, Danramil 11/KP, dan Para OPD menggunting pita sebagai tanda dibukanya Pameran Pembangunan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Selanjutna Wakil Bupati, H. Ahmad Padli Tanjung mengunjungi stand pameran secara bergilir untuk mengetahui sejauhmana kolaborasi pemerintah dengan masyarakat.
Ditanya refleksi pemekaran yang sudah berusia 16 tahun, Ketua DPRD Labuhanbatu Selatan, Ediy Parapat mengatakan pada media, hari jadi Kabupaten Labuhanbatu Selatan ke-16 merupakan momentum bagi masyarakat untuk mengetahui setiap proses pemekaran itu sendiri dan hal itu harus tetap di isi dengan program yang menyentuh kepada masyarakat sebagaimana yang di cita-citakan para pejuang pemekaran Labuhanbatu Selatan.
Ediy Parapat berharap kepada masyarakat dalam tahun politik tepatnya pilkada serentak pada nopember mendatang agar berjiwa besar siapapun nantinya yang terpilih sebagai Bupati Labuhanbatu Selatan dan Bupati kedepan harus ikhlas membangun Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang masih banyak harus dibenahi demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.
Namun ada hal yang sangat miris dalam pameran Pembangunan di Hari Jadi Kabupaten Labuhanbatu Selatan ke-16 hari ini, ada beberapa stand Organisasi Perangkat Daerah yang tidak memamerkan apa-apa alias hanya beberapa tumpuk meja. Ironis memang, di usia Kabupaten Labuhanbatu yang beranjak remaja, tidak disikapi arif oleh beberapa OPD saat pembukaan dilaksanakan. Dan saat Wabup berkeliling ke stand pedagang masih ada pedagang yang berasal dari luar Labusel. Apa makna pameran pembangunan itu sendiri sebenarnya, jika para pelaku eknomi lokal tidak diberi kesempatan untuk menunjukkan Produknya?Bagaimana Tanggungjawab Dinas Perindagkop dalam melakukan pembinaan terahadap UMKM yang ada di Labusel? (red)
