Barak1News.com|Asahan
Tim gabungan Babinsa Kodim 0208 Asahan bersama Polsuska Kisaran, berhasil menangkap pelaku Pencurian Rel kereta Api di Kisaran, Kabupaten Asahan, Jumat pagi (24/2/2023).
Kali ini, terdapat setidaknya 50 batang Rel kereta yang diangkut menggunakan truk Colt Diesel plat BB 8248 RA.
Dandim 0208 Asahan, Letkol Inf Franki Santoso menjelaskan dari kejadian tersebut diamankan Suprianto, yang diduga salah seorang pelaku.”Iya Babinsa Kodim 0208 Asahan bersama Polsuska ada mengamankan tersangka pencurian rel kereta Api tadi malam, tempat kejadian perkara di Sentang,” ujar Dandim Asahan.
Lebih lanjut Dandim menjelaskan, dari pengamanan yang dilakukan, diamankan satu buah Truk Colt Diesel yang membawa 50 batang rel kereta Api yang sudah dipotong-potong. Dari jumlah 50 batang ini diperkirakan beratnya delapan ton, atau 8 ribu kilogram dengan total harga sekitar Rp 400 juta,” ujarnya. Saat ini terduga pelaku dan barang bukti telah dibawa ke Mapolres Asahan untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.
Kata Dandim, rel kereta api ini memang rawan untuk di maling oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab, demi kepentingan pribadi atau kelompok mereka. Dengan kejadian ini, kami menurunkan bantuan Babinsa untuk mendampingi Polsuska dalam pengamanan, tegas Dandim.
Sementara itu fakta-fakta yang diperoleh dari pengembangan Suprianto selaku supir Colt Diesel Nopol BB 8248 RA warga Pematang Siantar dan kelahiran Aek Kanopan, mengaku telah beberapa kali terjadi penciruan Rel Kereta Api yang dilakukan komplotan mereka.
Kronologis yang disampaikan Suprianto kepada pihak Penyidik, pada hari Kamis, tanggal 23 Pebruari 2023 pukul 22.00 WIB sdr Suprianto ( Pengemudi mobil truk) berangkat dari Siantar menuju Kisaran bersama sama dengan Siregar juga Paiman dan keempat masyarakat yang akan memuat Rel Kereta Api di Kisaran dengan menggunakan Truk Colt Diesel dan mobil Avanza warna hitam.
Selanjutnya Jumat, tanggal 24 Feb 2023 Wib Pukul 00.30 WIB sindikat pencurian Rel Kereta Api tiba di Kelurahan Sentang Kisaran di lokasi pencurian Rel Kereta Api tersebut. Pukul 04.00 WIB Suprianto dan kawan kawan memuat Rel Kereta Api ke atas mobil Colt Diesel dan selesai pada pukul 05.30 wib. Setelah itu pukul 05.45 WIB sindikat Pencurian bergerak dari lokasi pencurian menuju Pematang Siantar.
Pada perjalanan sekitar pukul 06.00 Wib tepatnya di Rel Kereta Api jalan Jenderal Sudirman Kisaran, Suprianto dihadang oleh Tim Polsuska di bantu anggota Kodim 0208/AS dan langsung dibawa ke kantor Unit Intel Kodim 0208/AS untuk dimintai Keterangan.
Setelah dilaksanankan pemeriksaan diperoleh Informasi pada minggu pertama bulan Januari 2023 sindikat pencurian Rel KA telah mengangkat besi Rel KA dari Serbelawan Simalungun ke Siantar dengan menggunakan mobil Colt diesel nopol BB 8248 RA sebanyak 15 batang atas suruhan Paiman .Selanjutnya pada Minggu ke 3 bulan Januari 2023 Sindikat Pencurian Rel KA telah mengangkut besi Rel KA dari Serbelawan menuju Pematang Siantar sebanyak 25 batang juga atas suruhan Paiman.
Untuk menindak lanjuti permasalahan ini Kepala pengamanan PT KIA wilayah Sumut dan Aceh Kolonel Inf Asep datang ke Kantor Unit Intel untuk Koordinasi agar permasalahan ini di lanjutkan ke Proses Hukum. Selanjutnya pukul 10.00 Wib dilaksanakan serah terima barang bukti dan supir truk Colt Diesel yang mengangkat besi Rel KA sebanyak 50 batang kepada pihak Polres Asahan.
Turut deserahkan sebagai barang bukti, Mobil truk Colt Diesel warna kuning Nopol BB 8248 RA , Besi rel sepanjang 3,8 meter sebanyak 50 batang. Juga beserta Supir mobil truk atas nama Suprianto umur 49 tahun, Satu buah KTP atas nama Suprianto dan Satu lembar surat jalan.
Kejadian pencurian Rel Kereta Api yang telah berkali-kali kita dapat menyimpulkan atas kurangnya Pengawasan dari Kepala Stasiun KA Kisaran terhadap Rel KA yang ada, sehingga menimbulkan kesempatan kepada orang lain untuk mencurinya. Selain itu juga dengan tidak adanya Gudang Khusus untuk penyimpanan sehingga Rel tersebut dibiarkan berserak tanpa ada pengawasan.
Untuk itu sangat diperlukan adanya kerja sama dengan Instansi lain dalam pengamanan Rel KA di Wilayah Asahan ini.(rg)
